Sore-sore Iseng Chating Di Warnet, Pas Chat, Aku Berkenalan Dengan Cewek, Nick Name Nya Saijidah (NAma Samaran) Di MIRC. Kita Berkenalan Lalu Janjian Untuk Ketemu.
Mungkin Aku Kira Dia Bercanda Atau Hanya Cowok Yang Menyamar Jadi Cewek. Tapi Satu Bulan Kemudian Ada Yang Menelpon Ke HP Ku, Terdengar Suara Seorang Wanita Berbicara, Dan Ternyata Dia Saijidah.
Kami Langsung Berjanji Akan Ketemu DI Tempat Kostnya, Pada Hari Yang Di Janjikan Aku Datang Kekostnya, Dan Di Sambut Oleh Seorang Wanita Yang Tidak Begitu Cantik Dan Tidak Begitu Jelek.

Pada Pertemuan Pertama Kami Hanya Berbicara Saja Tentang Diri Kami MAsing-masing. Tapi Nggak Tahu Kenapa Timbul Keinginan Ku Untuk Menyium Dirinya, Pas Ada Kesempatan Aku Cium Dia, Dan Reaksi nya Dia Diam Saja. Dalam Hatiku Bersyukur Untung Tidak Digampar.

Pada Pertemuan Kedua Terjadilah Kejadian Yang Kuharapkan Untuk Menidurinya. Baru Sampai Aku Mencium pipinya, Kita Berbicara Sebentar, Dan Tak Tahu Siapa Mulai Kami Mulai Berciuman Dan Berpelukan.

Namanya Tangan Ingin Ikutan, Tangan Ku Mulai Menjalar Kebuah Dadanya, Yang Ukurannya 34b Itu. Kuremas remas, Taoi Agak Susah Tangan Ku Kealingan BHnya. Kucium Terus Dan Secara Spontan Aku Meminta Membuka Bajunya, Dan Terpampanglah Buah Dada Yang Sangat Menantang. Langsung Saja Kusuruh Buka Bhnya Sekalian, Dan Ternyata Ia Menurut.
Kudekati Dia, Kucari Bibirnya Yang Mungil, Kucium Sambil Tangan ku Memainkan Pentil Yang Ada Di Panyudaranya Sambil Berdiri. Kami Makin Bernafsu, Tanpa Disadari Celanaku Sudah Melorot Kebawah, Kupikir Ini Tanda Dia Meminta Lebih Dari Yang Kami Lakukan. Yang Tadinya Aku Meremas Dadanya, Sekarang Tanganku Berpindah Kedaerah Kemaluannya. Kuremas Saja Selangkangannya, Waktu Itu Dia Masih Setengah Telanjang, Dia Merintih, Kubuka Saja Celananya, Setelah Itu Terlihatkah Seorang Perempuan Utuh Tanpa Busana.

Aku Mulai Bergerilya Dan Saat Itu Juga Aku Menjilat Memeknya. Pada Saat Itu Kontol Ku Sudah Menegang, Aku Berhenti Dan Memengang Kontolku Dan Mengarahkan Kemulutnya, Ternyata Dia Seorang Pemain Lama Dalam Soal Sex. Terbukti Dia Mengerti Apa Yang Kumaksud Dan Blowjobnya Sangat Ihhaghgghaghagha Mungkin Itu Kata Yang Tepat, Karena Sangat Wah Deh.

Dikulum Seperti Anak Kecil Yang Sedang Menikmati Loliponya. Saking Enaknya Aku Kaget Ketika Ia Berhenti Dan Langsung Berdiri Untuk Mengambil Posisi Jongkok, Dan Memegang Lagi Kontolku Mengarahkan Kelubang Kemaluannya.

Dia Sangat Aktif Sekali Sampai2x Dia Yang Mengontrol Pergerakan Kami. Bunyi Khas Dari Bersebuh Terus Berbunyi Yang Memacu Semangat Kami, Dia Memutar, Naik turun, Oh Enak Sekali, Aku Hanya Bisa Menikmatinya Dan Sesekali Memegang Buah Dadanya.
Setelah Sekian Lama Tiba-tiba Dia Mempercepat Gerakannya, Sambil Tangannya Megemgam Tangan Ku Meremas Dengan Keras Dan Akhirnya Dia Teriak, Dan Aku Tahu Dia Mengalami Orgasme. Dan Beberpa Menit Kemudian, Timbul Tanda-tandanya Aku Akan Keluar Juga.
Aku Balikan Posisi Sehingga Dia Tiduran Dibawahku, Ku Genjot Dengan Cepat Sampai terengar Bunyi Benturan Kedua Paha Kami. Dan Tak Lama Aku Cabut Kemaluanku Kuarahkan Kemulutnya Dan Keluarlah Sperma Ku Yang Kental Dan Terasa Nikmatnya. Lalu Aku Terbaring Disampingnya Menikmati Sisa-sisa Pergulatan Kami. Kucium Pipinya dan Kubelai Rambutnya.
Mungkin Kami Capai Kami Tertidur dan Terbangun Ketika Beduk Maghrib Terdengar, Setelah Itu Kami Mandi, Mencari Makanan, Dan Kami Melakukannya Lagi.

Mungkin Cerita Ini Jauh dari Standar Seperi Cerita-Cerita Lainnya, Disini Aku Hanya Mencoba Menceritakan Kembali Kenangan Ku dengan Saijidah.

Thanx