Karena krismon suamiku terkena PHK 2 bulan yl, hal itu menyebabkan suamiku sampai dirawat dirumah sakit karena stress diabetesnya naik tinggi apalagi suamiku malas diet. Walaupun masih cukup muda tetapi akibat sarafnya tergganngu oleh diabetnya maka suamiku terkena semi impotensi. Aku jadi kurang sekali dpt kucuran air mani sekarang, pdhal seusiaku yg 30 th ini sedang butuh2-nya siraman air mani supaya bisa tetap segar. Aku sendiri kasihan pd suamiku saat ia mau menyetubuhiku, nafsunya bergelora tapi senjatanya tak mau tegang.Untung ada seorang teman baik kita yg punya pabrik plastik membantunya dgn mengankat suamiku menjadi kepala pabrik sejak seminggu yl. Suatu malam saat suamiku sedang rapat di RT, Lud telepon karena suamiku pergi dia ngomong2 dgnku dan bertanya:”Hwa (panggilan akrabku) apakah kamu masih sering disirami oleh suamimu?”. “Siraman apa ?” tanyaku. “Yaah siraman kejantanan yg hangat itu.” katanya.”Acch …Lud, kamu kok tanya macam”sahutku. “Gini lho, kalau kamu mau aku bersedia membantu menyiram dan ini suamimu sudah tahu karena kamu pasti membutuhkannya” jawabnya. “Hwa, aku sekarang sdh steril jadi jangan takut hamil,karena itu suamimu setuju”. “Jangan ngaco lho Lud, nanti suamiku marah.”balasku. “O, silahkan tanya dulu sama suamimu.Oke. Selamat malam” sahutnya. Memang Lud kalau ngomong terbuka, karena ia seorang Indo Belanda. Malam harinya saat mau tidur aku tanya suamiku, kenapa Lud tanya begitu pdku, suamiku menjawab bahwa dia menyadari tidak dpt memberikan siraman yg cukup karena akibat penyakitnya padahal aku membutuhkan itu,jadi terserah aku kalau setuju ya boleh saja.Selang beberapa hari saat suamiku dikantor, Lud telpon aku dan menanyakan keputusan ku, aku hanya menjawab:”Terserah anda berdua, kalau aku menurut saja”. Hari itu suamiku pulang lebih awal dr biasanya dan ketika kutanya, dia bilang kalau nanti malam Lud mau bermalam dirumah kami, pdhal dgn keluarganya pamit bisnis keluar kota. Kira2 jam 8 malam Lud datang kerumahku tanpa bawa sopir. Aku malam itu memakai BH dan CD mini dari renda warma merah lalu kupakai pakaian tidur warna pink yg tipis setengah paha sehingga BH dan CD ku terlihat jelas dr luar. Kita bertiga duduk disofa nonton TV dimana aku duduk ditengah, sambil nonton kita ngobrol2 dan tangannya Lud mulai mengegenggam tanganku erat2. Tepat jam 9 malam, Lud pamit kpd suamiku utk mengajak aku masuk kekamarnya yg telah kusiapkan. Begitu masuk kamar aku langsung dipeluk oleh Lud dan bibirku langsung dicium dan dilumat habis2-an serta tangannya dgn liarnya meraba keseluruh bagian tubuhku terutama daerah2 yg erotis. Aku menyambut hangat lumatan bibirnya sambil menyerahkan tubuhku utk diraba dgn kedua tangannya yg tegap itu,sambil kubalas rabaan dikemaluannya yg terasa sdh mulai tegang. Habis itu aku ditarik kedepan kaca rias dan aku dipeluk dr belakang dgn kedua tangannya meremas kedua buah dadaku hingga mencuat keluar dr BH ku dan kadang2 tangannya turun kebawah disusupkan dr paha masuk kedalam CD dan memekku dimasuki dua jarinya sambil meng-utik2 kelentitku hingga aku mengankat sebelah kakiku agar jarinya bisa bebas bermain dikemaluanku. Leherku diciumi dan remasan2 pd buah dadaku yg membuat birahi ku bergelora apalagi aku bisa melihat bagaimana buah dadaku diremas dr kaca. Aku sebenarnya paginya baru disetubuhi oleh om Anton (langganan salonku) tapi karena nafsuku cukup besar aku tetap semangat dan terangsang lagi dgn Lud. Jadi selain suamiku aku juga menikmati 4 kemaluan laki2 lain yaitu om Anton dgn bosnya, Benny adik iparku dan Lud ini. Pakaian tidurku dilepasnya lalu dia melepas seluruh pakaiannya sendiri hingga telanjang bulat, kulihat kemaluannya cukup besar tapi tak sebesar kepunyaan om Anton hanya rambutnya lebat sekali dan keriting. Itu bisa menggelitik kelentitku kalau kemaluannya sdh masuk kelubangku. Setelah telanjang dia memelukku lagi dgn meraba, memijit dgn bernafsu bagian2 erotis dr tubuhku sambil melepas Bh dan CD ku hingga kami berdua sdh berpelukan dlm keadaan bugil tanpa ada secuil kainpun yg menghalanginya. Dia kemudian tengkurap ditempat tidur dan aku diminta tenkurap juga diatasnya sambil menggeserkan puting kedua buah dadaku mulai dr pundak terus menggeser kepunggung, pinggang , kedua pahanya dan berakhir dibetisnya kemudian naik lagi. Lud terasa geli dan nikmat sekali mendapat geseran kedua puting buah dadaku itu sedang aku sendiri juga merasakan nikmat dikedua puting buah dadaku bersentuhan dgn tubuhnya. Benar2 pengalaman baru dan indah bagiku permainan ini. Kemudian Lud telentang dan puting buah dadaku juga diminta utk digeserkan mulai pundak, dada, perut dan dikemaluannya kedua puting buah dadaku ku-goyang2-kan utk memukul mukul kepala kemaluannya lalu kugeserkan lagi sampai kepahanya. Puting buah dadaku terasa geli sekali saat bergeser didadanya dan daerah kemaluannya yg penuh bulu, itu menyebabkan birahiku me-letup2, hingga aku tidur telentang minta segera disetubuhi. Lud tahu maksudku lalu dia menancapkan senjatanya kelubangku yg sdh mulai membuka dan basah. Baru beberapa kali kemaluannya Lud masuk keluar dilubangku, tiba2 suamiku masuk kamar dlm keadaan bugil dan senjatanya berdiri tegak. Melihat itu Lud segera mencabut kemaluannya dr lubangku dan mempersilahkan suamiku ganti utk menyetubuhiku. Yaah teman2 baru sekali ini aku merasakan kemaluannya suamiku tegang dan keras spt ini sejak ia sakit diabetes, tapi sayangnya baru beberapa kali kemaluannya masuk keluar dilubangku air maninya sdh menyemprot keluar dan menjadi lemas lagi. Tapi kali ini air maninya betul2 masuk kedalam lubangku sebab terasa hangatnya dlm perutku tidak spt biasanya yg hanya dipinggir luar saja sehingga langsung tumpah keluar kalau kemaluannya dicabut. Rupa2-nya suamiku bisa tegang itu karena mengintip dr pintu saat aku bermain roman dan akan disetubuhi oleh Lud. Langsung Lud memasukkan kemaluannya lagi setelah suamiku selesai dan dia terus menggenjot lubangku dgn kemaluannya, ternyata Lud tahan lama sebab aku sdh klimaks 2 kali hingga lubangku basah kuyup ditambah air maninya suamiku mulai mengalir keluar tapi Lud belum nyemprot juga maninya. Karena kelewat basahnya lubangku hingga timbul suara yg merangsang saat kemaluannya Lud masuk keluar dikemaluanku. Tanpa disangka suamiku yg masih dlm kamar dan melihat Lud menyetubuhiku dan mendengarkan rintihan2 nikmat drku, kemaluan suamiku bisa tegang lagi dan ia minta Lud utk berhenti dulu dan kemudian suamiku ganti yg menancapkan kemaluannya lagi kelubangku, kali ini juga hanya berlangsung kira2 2 menit air maninya sdh keluar lagi. Aku kemudian diminta menungging ditempat tidur hingga air maninya suamiku yg bercampur dgn lendirku meleleh keluar dipahaku, lalu Lud memasukkan kemaluanya dr belakang sambil membungkuk dgn kedua tangannya meremas kedua buah dadaku yg bergantungan. Lud makian lama makin keras dan cepat meng-hunjam2-kan kemaluannya kelubangku hingga aku 2 kali lagi mencapai klimaks baru akhirnya air maninya yg kurasakan kental sekali dan banyak itu berhamburan kedalam lubangku yg membuat hangat tubuhku dan kedua lututku jadi lemas sekali. Malam itu aku tidur disamping Lud dan suamiku tidur sendiri, karena saat fajar kemaluan Lud tegang lagi dan aku diminta utk melayani lagi utk menyalurkan nafsu sexnya sampai air maninya keluar tuntas. Sejak itu hampir tiap minggu sekali Lud bermalam dirumahku utk memberi siraman pdku dan merangsang nafsu sexnya suamiku.Bila pembantuku pulang Lud datang agak sore2 dan pulangnya agak siang jadi bisa bersetubuh 2-3 kali disore sampai malam hari dan fajar sampai jam 10 pagi bisa 2-3 kali lagi masih ditambah dgn suamiku 2 - 3kali tapi hanya sebentar2 saja. Dalam 6 kali bersetubuh dgn Lud itu aku bisa orgasme sampai 20 kali lebih sedang Lud hanya nyemprot sekali maninya tiap bersetubuh, hanya kalau sdh pagi maninya agak sedikit dan encer juga kurang hangat kalau pertama kali bentuknya menyerupai cendol dan banyak serta hangat sekali. Dgn kehadiran Lud, kehidupan rumah tanggaku tidak terganggu, aku tetap mencintai suamiku sadang dgn Lud tak ada perasaan apa2 hanya nafsu saja utk saling memberikan kepuasan sex. Inilah teman2 pengalamanku yg baru terjadi sejak dua bulan ini.
Cerita Antara KitaSeptember 4, 2006 5:11 pm
Comments »
The URI to TrackBack this entry is: http://cybernetty.blogsome.com/2006/09/04/gara-gara-krismon/trackback/
No comments yet.
RSS feed for comments on this post.
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
