Akibat Pergaulan BebasSeptember 16, 2006 9:29 pm

Hallo, nama saya Lilian. Saya mau bercerita tentang pengalaman saya beberapa waktu yang lalu. Saya adalah wanita yang memiliki hyperseksual yang dalam hal ini kecanduan akan kebiasaan sepongan (melakukan oral seks terhadap kemaluan pria). Sudah lama sekali saya waktu pertama kali menghisap kemaluan pria. Waktu itu umur saya 16 tahun. Dan setelah kejadian itu, saya sudah mendapatkan 2 kejantanan pria lagi untuk saya sepong. Saya benar-benar tidak puas dengan tidak terpenuhinya keinginan saya untuk menghisap kemaluan pria. Masalahnya saya sering dipingit orang tua, apalagi ditambah dengan lingkungan sekolah saya yang merupakan sekolahan khusus cewek. Jadi saya sering sakaw (menagih) kemaluan pria. Suatu malam, saya sudah benar-benar tidak tahan lagi. Buku dan VCD porno pun tidak bisa memuaskan saya. Bahkan waktu saya melakukan masturbasi pun saya tetap merasa kurang puas.

Saya yang sehabis masturbasi, membuka jendela kamar saya yang berada di lantai 2 rumah saya. Waktu itu jam 23:30. Saya melihat jalanan di depan rumah sudah sepi sekali. Tiba-tiba ide gila saya mulai lagi. Saya dengan nekat, diam-diam keluar rumah sambil bertelanjang tanpa sepengetahuan siapa pun yang ada di rumah karena semua sudah pada tidur. Saya sampai nekat melompat pagar dengan harapan ada cowok atau pria yang melihat dan memperkosa saya. Apapun asal saya bisa menghisap kemaluannya.

Di komplek saya memang sepi sekali pada jam-jam segitu. Saya sedikit menyesal juga, kenapa saya tidak keluar agak lebih sore. Agak dingin juga malam itu atau mungkin juga karena saya tidak memakai selembar pakaian pun. Di ujung jalan, saya melihat masih ada mas Agus, tukang nasi goreng langganan saya yang masih berjualan. Langsung saya sapa dia.
“Mas Agus, nasi gorengnya dong…” pinta saya.
“Lho, mbak Lili..? Ngapain malam-malam begini masih di luar? Ngga pake apa-apa lagi…” sahutnya sambil terheran-heran melihat saya yang tanpa sehelai benang pun di tubuh.
“Abis panas sih, Mas. Kok tumben masih jualan..?”
Mas Agus tidak menjawab. Tetapi saya tahu matanya tidak bisa lepas dari payudaraku yang putih polos ini.
“Ngeliatin apa mas..?” kutanya.
“Ah ngga…” katanya gugup.
Lalu mas Agus menyiapkan penggorengannya untuk memasak nasi goreng pesananku. Saya lihat ke arah celananya, saya tahu batang kemaluannya sudah berubah jadi bertambah besar dan tegang. Karena saya sudah tidak tahan lagi untuk segera menghisap kemaluannya, saya nekat juga. Saya jongkok sambil membuka ritsletingnya dan mengeluarkan batang kejantanannya dari dalam CD-nya. Tidak pakai basa-basi, saya masukkan alat vitalnya mas Agus ke dalam mulut saya. Saya jilat-jilat sebentar lalu saya hisap dengan bibir. Saya yakin mas Agus merasakan senang yang tiada tara, seperti mendapatkan rejeki nomplok. Tidak hanya itu, saya juga menjilati dua telor mas Agus. Memang agak bau sih, tetapi saya benar-benar menikmati kejantanan mas Agus yang sekarang dia mulai bersuara, “Mmmh… mmmh… uhhh…”

Kira-kira 15 menit saya menikmati kemaluannya mas Agus, tiba-tiba mas Agus menyuruh saya untuk berdiri. Dia memelorotkan celana dan CD-nya sendiri sampai bawah dan menyuruh saya berbalik. Sekarang saya membelakangi mas Agus. Mas Agus jongkok dan menjilati kemaluan saya. Saya langsung merasakan kenikmatan yang hebat sekali. Hanya sebentar dia melakukan itu. Selanjutnya dia berdiri lagi dan memasukkan batang kejantanannya ke liang senggama saya. Kami berdua melakukan senggama sambil berdiri. Saya melakukannya sambil pegangan di gerobak nasi gorengnya. Saya sudah benar-benar merasa keenakan.

“Uuuh… akkhh… akkh… akhhh…” saya menjerit-jerit kegilaan, untung tidak ada yang mendengar.
“Mas, kalo udah mau keluar, bilang ya…” pinta saya.
“Udah mau keluar nih…” jawabnya.
Langsung saja saya melepaskan batang kejantanannya dari liang vagina saya dan jongkok di hadapan kemaluannya yang mengacung tegak. Tetapi setelah saya tunggu beberapa detik, ternyata air maninya tidak keluar-keluar. Terpaksa saya kocok dan hisap lagi batang kejantanannya, saya jilati, dan saya gigit-gigit kecil. Setelah itu tibalah saatnya saya menerima upah yang dari tadi saya sudah tunggu-tunggu, yaitu air maninya yang memang lezat.
“Crot.. crot.. crot…” semuanya saya minum seperti orang yang kehausan.
Langsung saja saya telan dan saya bersihkan kejantanannya dari air mani yang tersisa.

Bertepatan dengan itu, 2 laki-laki lewat di depan kami. Ternyata mereka adalah bapak-bapak yang tinggal di komplek ini yang sedang meronda.
“Lho, mas Agus lagi ngapain..?” kata seorang bapak di situ.
“Ah ngga pak… mmm… ini mbak Lily…” jawab mas Agus malu-malu.
“Ini Om, saya habis ‘gituan’ sama mas Agus…” saya jawab begitu nekat dengan harapan 2 bapak ini juga mau memperkosa saya seperti yang telah saya lakukan dengan si penjuali nasi goreng.
Mereka keheranan setengah mati mendengar pengakuan saya itu.
“Adik ini tinggal dimana?” tanya salah satu dari mereka.
“Di sana, di blok F.” jawab saya.
“Ayo pulang sudah malam..!”
Dan saya pun diseret pulang. Saya takut setengah mati karena jika sampai saya dibawa pulang, pasti ketahuan sama orang tua dan saya bakal digantung hidup-hidup.

Di tengah jalan, saya beranikan diri berkata pada mereka, “Om, mau nyusu ngga..?”
“Jangan main-main kamu…”
“Ayolah Om…. saya tau kok, Om mau juga kan ngewe sama saya..?”
Mendengar itu, si Om langsung terangsang berat. Saya langsung mengambil kesempatan meraba-raba batang kejantanannya yang tegang.
“Ayo dong Om… saya pengen banget lho…” saya bilang lagi untuk menegasakan maksud saya.
Bapak yang satunya lagi langsung setuju dan berkata, “Ya udah, kita bawa ke pos ronda aja pak Karim…” dan pak Karim pun setuju.

Setibanya di sana, ternyata masih ada 3 orang lagi yang menunggu di sana, termasuk bang Parli, hansip di komplek saya. Saya kegirangan sekali, bayangkan saya akan mendapatkan 6 batang kejantanan dalam semalam. Gila… beruntung sekali saya malam itu. Setelah kami berenam ngobrol-ngobrol sebentar tentang kejadian antara saya dan mas Agus, saya langsung memberanikan diri menawarkan kesempatan emas ini ke mereka, “Saya sebenernya pengen banget ngerasain barangnya bapak-bapak ini…”
Mereka langsung terlihat bernafsu dan terangsang mendengar perkataan saya, dan saya jeas mengetahuinya. Saya suruh mereka berlima melepas celana dan CD mereka sendiri dan duduk di bangku pos hansip itu. Mereka berbaris seperti menunggu dokter saja. Batang kemaluan mereka besar-besar juga. Saya langsung memulai dengan batang kejantanan yang paling kanan, yaitu senjata keperkasaannya bang Parli. Saya hisap, saya gigit-gigit kecil, saya kocok di dalam mulut saya, dan saya jilati keseluruhan batangnya dan termasuk juga telurnya. Begitu juga pada batang keperkasaan yang kedua, ketiga, keempat, dan yang terakhir miliknya pak Karim.

Setelah selesai, saya masih belum puas kalau belum meminum air mani mereka. Lalu saya duduki batang kejantananmya bang Parli sampai masuk ke liang senggama saya. Saya kocok-kocok di dalam vagina saya. Sementara itu, pak Karim dan satu bapak lainnya menjilati dan menghisap puting susu saya, sedangkan yang dua bapak lainnya menunggu giliran. 10 menit setelah itu, saya sudah setengah tidak sadar, siapa yang menggenjot lubang senggama saya, siapa saja yang menghisap buah dada saya, batang kejantanan siapa saja yang sedang saya sepong, seberapa keras jeritan saya dan berapa kali saya sudah keluar karena orgasme. Ada pula saatnya ketika satu senjata kejantanan masuk ke lubang vagina saya, sedangkan satu senjata lagi masuk ke lubang anus saya sambil saya menghisap 3 batang kemaluan secara bergantian. Pokoknya saya sudah tidak sadar lagi. Karena merasakan kenikmatan yang benar-benar tiada tara.

Untungnya mereka tidak mengeluarkan air maninya di dalam lubang kewanitaan saya, kalau tidak bisa hamil nanti saya… berabe dong..! Lagipula saya berniat meminum semua air mani mereka. Akhirnya saat yang saya tunggu-tunggu, yaitu saatnya saya berjongkok di depan mereka dan mereka mengelilingi wajah saya sambil mengocok-ngocokkan barang mereka masing-masing. Sesekali saya masih juga menghisap dan menyedot kelima batang kejantanan itu dengan lembut.
Akhirnya, “Crot… crot… crot… crot…. crot…” saya malam itu seperti mandi air mani. Saya merasa puas sekali.

Waktu pulang, saya diantarkan bang Parli, si hansip. Ketika sudah sampai di depan rumah saya, sekali lagi bang parli membuka ritsletingnya dan menyodokkan batang kejantanannya ke dalam lubang senggama saya. Saya melakukannya sambil nungging berpegangan ke pagar depan rumah saya. Selama 10 menit saya dan bang parli melakukan senggama di depan pagar rumah saya. Air maninya sekarang terpaksa dikeluarkan di punggung saya. Saya tidak menyesal karena air maninya kali ini tidak terlalu banyak. Saya melompat pagar lagi, dan masuk ke kamar diam-diam. Sampai di kamar sudah jam 3 lebih. Badan saya seluruhnya malam itu bau sperma. Saya langsung tidur tanpa mandi dahulu karena besoknya saya harus ke sekolah. Saya yakin mereka semua akan tutup mulut sebab takut dengan istri mereka masing-masing.

Kalau ada cowok-cowok yang mau dihisap batangnya dan diminum air maninya, hubungi saya melalui emali saya. Siapa tahu saya lagi sakaw berat…

TAMAT

Akibat Pergaulan Bebas 9:26 pm

Namaku Rudi, umurku 30 tahun, aku seorang ‘cumshots’ maniak yang sangat terangsang jika melihat wanita minum sperma ataupun memuncratkan cairan spermaku di wajah seorang wanita. Dan hobi lainku adalah mengumpulkan pakaian dalam wanita yang menurutku cantik, terutama bra dan korset. Sudah banyak sekali bra dan korset yang kukoleksi, terutama dari para wanita yang kukenal.

Pakaian dalam mereka kuambil entah dari kamar mandi maupun kamar mereka atau dimana pun. Salah satunya adalah Lily, seorang wanita karir berumur 35 tahun dan ibu dari dua orang anak. Payudaranya cukup montok dengan ukuran bra 34B dan korset berukuran M. Postur tubuhnya cukup bagus dengan berat badan kurang lebih 58 kg. Aku kenal baik dengan adiknya, Tantra. Sering sekali aku main ke rumahnya, dan sering kali pula aku mengambil bra dan korset-nya Lily. Sudah puluhan bra Lily yang kukoleksi di rumahku, mulai dari yang warna hitam, merah jambu, coklat muda sampai warna putih, pokoknya lengkap.

Lily suka sekali dengan bra berwarna putih dan berenda, karena kebanyakan bra yang kuambil 90% berwarna putih. Bra tersebut kugunakan untuk onani, sambil membayangkan Lily diperkosa oleh banyak lelaki sambil dipaksa meminum air mani mereka. Hingga akhirnya aku berejakulasi begitu banyak, dan spermaku kutampung di cup BH Lily. Lama kelamaan aku bosan juga dengan hanya beronani menggunakan bra-nya saja, maka aku mengajak teman-temanku sesama ‘cumshots’ maniak untuk menculik Lily dan memperkosanya beramai-ramai. Teman-temanku begitu bersemangat, dan terwujudlah rencana itu.

Namun tiga hari sebelum menculik Lily, kami beronani beramai-ramai sekitar 30 orang. Satu hari rata-rata dari kami beronani sampai tiga kali, jadi bisa dibayangkan berapa banyak sperma yang kami kumpulkan dalam waktu tiga hari tersebut. Kurang lebih 4 gelas penuh sperma yang kami kumpulkan dan menampung air mani kami di sebuah gelas dan menyimpannya di dalam kulkas. Dan aku rasa para pembaca sudah tahu untuk apa air mani tersebut.

Hari itu seharian penuh kami membuntuti Lily kemanapun ia pergi, dan menunggu sampai datangnya kesempatan untuk menculiknya. Malam itu Lily pulang dari kantornya sekitar jam delapan malam, dan naik taksi dari halte yang ada di depan kantornya. Aku dan beberapa orang temanku menguntit dari belakang dengan minibus temanku.

Ketika taksi berhenti di lampu merah yang sepi, dua orang temanku langsung naik ke dalam taksi dan menyeret Lily keluar dan langsung menaikkannya ke dalam mobil yang kutumpangi, dan temanku langsung tancap gas dalam-dalam. Lily langsung kami bawa ke sebuah rumah temanku, dan langsung diseret masuk ke dalam. Di dalam sana sudah menunggu 25 orang temanku lagi. Tanpa basa-basi lagi, Lily mulai kami kerjain.

Kami memberi kesempatan pada Lily untuk beristirahat sebentar dan memaksanya duduk di sofa. Teman-temanku sudah tidak sabaran dan mulai menggerayangi tubuh Lily yang montok itu. Bergantian mereka menciumi wajah dan bibir Lily, hingga akhirnya mulailah aku dan teman-temanku melucuti satu persatu pakaian Lily.

Kami mulai bergantian memasukkan tangan ke balik rok Lily yang panjangnya semata kaki sambil meremas-remas paha, selangkangan dan pantat Lily. Tidak puas sampai di situ, Heru mengambil gunting dan mulai membelah rok Lily dari bawah hingga hampir ke selangkangan, dan rok tersebut digunting hingga menjadi rok mini yang pangjangnya 20 senti di atas lutut. Paha Lily kami bentangkan lebar-lebar hingga selangkangannya yang masih dibalut korset putih itu terlihat dengan jelas, dan dengan leluasa kami berebutan mengobok-ngobok selangkangan Lily, sedangkan yang lainnya mulai berusaha membuka blaser dan blous putih Lily hingga akhirnya blaser dan blous tersebut dilepaskan dari tubuh Lily.

Rok mini Lily pun akhirnya dilepas dari pinggangnya, hingga Lily hanya memakai BH putih berenda dan korset putih serta sepatu hak tinggi putih. Sebelum menyetubuhi Lily bergantian, aku dan Dedi mengambil 4 gelas air mani serta pudding coklat yang kami simpan di kulkas kemarin. Di depan wajah Lily kami menyiram pudding coklat tersebut dengan setengah gelas sperma dingin, dan bergantian kami memaksa Lily menelan pudding sperma tersebut. Aku dan beberapa temanku menyuapi Lily puding tersebut dengan sendok makan hingga puding beserta ‘kuahnya’ tersebut habis tandas.

Sementara Lily tersedak-sedak ingin muntah karena begitu mual sekali, namun kami tidak perduli dan acara tetap dilanjutkan. Salah seorang temanku mengambil suntikan plastik tanpa jarum, dan ia menyedot sperma dari dalam gelas dengan suntikan tersebut, dan memaksa Lily membuka mulutnya, dan ia langsung menyemprotkan air mani lewat suntikan tersebut, dan memaksa Lily menelan air mani tersebut. Bergantian kami menyuntikkan air mani ke mulut Lily hingga habis 2 gelas.

Satu persatu dari kami mulai melepaskan celana dalamnya, dan kami bergantian menempelkan penis kami yang sudah ereksi amat keras di wajah dan payudara Lily sambil meremas-remas payudara Lily yang masih dibalut bra dengan gemas. Secara bergantian Lily kami paksa mengulum-ngulum penis kami sambil sesekali bergantian memukul-mukulkannya di wajah Lily dengan penuh nafsu.

Aku mengambil gelas yang berisi sisa sperma tadi, dan mulailah kami mengoleskan sperma tersebut ataupun mencelupkan batang kejantanan kami ke dalam gelas tersebut, dan memaksa Lily mengulum penis yang sudah berlumuran sperma tersebut, hingga akhirnya sperma tersebut habis, dan gelas tersebut terlihat bening tak bersisa sperma setetespun. Bahkan beberapa orang di antara kami bergantian menyumpalkan celana dalamnya dengan gemas ke dalam mulut Lily. Aku pun ikut menyumpalkan celana dalamku ke dalam mulut Lily.

Dalam keadaan mulut disumpal celana dalam, Lily kami paksa menjepit penis kami bergantian di selangkangannya, baik dari depan maupun dari belakang dalam posisi berdiri di atas sepatu hak tingginya. Sementara temanku yang lain memaksanya mengocok penis dengan tangannya, kiri dan kanan. Aku mengambil gunting dan menggunting celana korset Lily di bagian selangkangannya, hingga kami akhirnya dengan leluasa bergantian memasukkan batang kejantanan kami ke dalam liang vagina Lily.

Aku dengan cepat menggerakkan batang kejantananku keluar masuk vagina Lily, sementara itu Dodi dan Soni memaksa Lily mengulum-ngulum penis mereka. Yang lainnya berusaha memukul-mukulkan batang kejantanan mereka di wajah dan payudara Lily. Sementara itu yang belum dapat bagian hanya dapat menonton sambil mengocok-ngocok batang kejantanan mereka.

Feri memaksa Lily duduk di atas selangkangannya hingga secara otomatis batang kejantanan Feri langsung masuk ke dalam vagina Lily, dan Lily dipaksa bergerak turun naik, dan terkocok-kocoklah batang kejantanan Feri keluar masuk vagina Lily, sementara dua orang temanku berdiri di depan Lily dan memaksa Lily mengocok-ngocok penis mereka dengan kedua tangannya. Cup bra Lily dibetot ke bawah hingga payudara Lily menyembul keluar dan ikut bergoyang-goyang turun naik ketika ia bergerak. Dan hal itu membuat kami jadi lebih terangsang berat. Kami bergantian mengerjai Lily dengan gaya tersebut, hingga akhirnya kami mengakhirinya dengan pesta sperma di wajah Liliy.

Aku dan teman-temanku bergantian menekan-nekan wajah Lily ke selangkangan sambil menggosok-gosokan batang kejantanan kami di wajahnya. Tidak puas sampai di situ, aku mengambil sebuah cincin karet dengan garis tengah 6 cm dan tebal 2 cm, lalu kusumpalkan di mulut Lily hingga mulutnya tidak dapat dikatupkan lagi, dan dengan leluasa aku mengocok batang kejantananku keluar masuk mulut Lily yang menganga lebar itu, dan teman-temanku bergantian melakukan hal tersebut. Akhirnya satu persatu dari kami sudah tidak sanggup lagi menahan spermanya, dan mulailah kami satu persatu berejakulasi di wajah Lily.

Lily kami paksa duduk di sofa dengan rileks, lalu empat orang temanku mengocok-ngocok penisnya dengan cepat dan mengarahkan lubang penis mereka ke arah wajah Lily, dan memuncratkan air maninya hampir bersamaan secara bertubi-tubi di wajah Lily, dan membuat beberapa garis lurus putih air mani dari dahi hingga mulut Lily. Dua orang lainnya memuntahkan air maninya di ubun-ubun Lily hingga bertetesan ke dahi dan wajahnya.

Sepuluh orang temanku termasuk aku memaksa Lily membuka mulutnya lebar-lebar, dan bergantian mencipratkan air mani kami ke dalam mulut Lily dan memaksa Lily menelan air mani tersebut hingga habis. Empat orang bergantian memukul-mukulkan serta menekan-nekan wajah Lily di selangkangan mereka hingga akhirnya cairan sperma mereka muncrat dan berantakan di wajah Lily hingga bertetesan ke payudara Lily.

Sepuluh orang lagi bergantian mencipratkan cairan maninya di dada dan wajah Lily. Wajah dan rambut Lily blepotan sperma yang tak terkira, dan aku mengambil sendok kecil, dan menyendoki sperma yang bertetesan di wajah Lily dan memaksanya menelan cairan putih kental tersebut hingga bersih. Lily kami mandikan hingga bersih dan kami memakaikan kembali bra dan korset bersih yang aku sudah persiapkan.

Setelah beristirahat satu jam, kami kembali ngerjain Lily beramai-ramai. Kali ini Lily hanya kami paksa mengocok dan mengulum batang kejantanan kami. Hasil ejakulasi kami ditampung di sebuah gelas berkaki hingga penuh hampir tumpah. Aku mengambil kembali suntikan plastik, lalu kami bergantian menyedot cairan sprema tersebut dan bergantian menyemprotkannya ke wajah dan payudara Lily, hingga Lily sekali lagi kami bermandikan air mani hingga hampir tidak ada tempat yang kering di wajahnya.

Puas memperkosa Lily, kami membawanya naik mobil dan menurunkannya di dekat rumahnya dengan hanya memakai bra dan celana dalam serta sepatu hak tingginya.

TAMAT

Cerita Antara Kita 9:25 pm

Hi All, gw mo berbagi cerita ttg pengalaman gw ml ma cewe cewe dalam hidup gw…semua yang gw ceritakan adalah kejadian sebenarnya,tentu saja nama gw dan nama cewe cewe yang akan gw ceritakan harus gw samarkan untuk menjaga hal hal yang tidak diinginkan..semoga semua bisa menikmati….

Cerita ini adalah pengalaman gw ml dengan temen sekantor gw yang kejadiannya di tahun 2005 kemaren sekitar bulan januari ampe bulan april,gw donie ( nama gw hrs gw samarkan ok..) 24 tahun,gw peg di salah satu perusahaan swasta , dan gw di divisi yg namanya de**l**g.di divisi gw ada 2 shift siang malam jadi satu shift 12 jam kerja.satu shift nya ada 3 orang…(sorry intronya rada kelamaan) nah gw ml ma temen satu shift gw yang namanya Susi ( kita sebut aja begitu ok). Dari pertama gw kenal sih gw dah naksir ma dia,orangnya cukup cantik,tinggi,body yg bagus,dan yang paling bikin gw naksir yaitu tonjolan yang ada dibalik branya….ya emang dia dikasih body yang yahud ama Toket yg gede…setiap hari ketemu dikantor bikin hub gw ma susi jadi lebih dr sekedar temen ktr,kalo bisa dibilang udah sama sama jatuh cinta gitu….hehehe (pdhal kami masing masing dah punya pasangan).Susi anaknya rame, jarang yang namanya bisa diam,orangnya bisa masuk kemana aja…singkatnya gw ma susi selingkuh deh….tiap hari ada aja obrolan tentang pasangan masing masing yang kita bicarakan,dari hal hal yang lumrah dan wajar wajar aja sampe pembicaraan yang nyerempet kea rah seks ( gw lom berani buat nanya dia dah pernah ml pa lom?)

Setiap hari Gw ma susi selalu pulang krja bareng , krna emang rumahnya dan kostan gw searah ( gw anak kost ).nah pas lg nunggu bus da nanya keg w,
“Don lo dah pernah ML lom ma ce lo ?” ditanya begitu gw jd salah tingkah,seneng sekaligus kaget,seneng karena gw piker ,,,wah akan ada tmn ML nih…dan kaget karena dia nya kaya penasaran banget,bilangnya sih kegw blom pernah ML.
Gw jawab: “pernah”
,trus susi yang masih penasaran nanya lagi,enak ngga don? Pucuk dicinta ulam pun tiba….pikiran gw dah kemana mana dr td…mana gw dr td dikasih pemandangan belahan dada montok ama pantat yang sexy ( gw lum cerita ya,kalo susi setiap hari selalu pake kemeja ketat berbeahan dada rendah plus rok mini ketat ,dan yg ga pernah ketinggalan setiap hari pake G-STRING )Gw jawab ya enak lah…enak banget malah…pikiran gw melayang laying menyusun strategi agar malam ini juga gw hrs bisa ML ma susi…gw Tanya balik ke susi, “mang lo kalo ma co lo blom pernah ya?”
“Belom.” katanya,ga lama bus pun datang,pembicaraan kami pun terputus,d tengah perjalanan kembali susi nanya “Enak ga ML?” katanya
“ENAK BANGET……” gw jawab
Tetep aja dia nanya rasanya ,posisi apa yg bikin enak,,,dasar nih anak biking gw konak aja,karena ngga enak kedengaran orang ngejawb pertannyaan susi, pelan gw bisikin gw ceritain di kost gw aja gimana sekarang (sebenarnya sih trik gw biiar dia mau ikut ke kost gw malam ini dan ML deh…heheheh) susi pun mengangguk tanda setuju.
Sampe di kostan gw lgsg mandi krna seharian ini gerah sekali rasanya badan gw,sedangkan susi lgsg tidur2an di ranjang gw,sambil mandi gw ngebayangin bentar lagi kontol gw bakal ketenu musuh nih…heheheh….keluar kamar mandi (kamar mandi gw ada di dalam kamar)gw hanya pake cd dibalut handuk aja,,,dinginnya ac dikamar gw bikin gw menggigil( habis mandi sih).susi dengan tatapan matanya yang nakal bilang kalo dia mo mandi juga ( akhirnya susi nginap di kost gw untuk pertama kali…horeee ).susi mandi gw tdr 2 an di ranjang,emang seharian ini gw cape banget dan ga sadar gw ketiduran..dan gw kebangun karena rsanya ada yg aneh di bagian putting gw,,,gw buka mata ternyata susi lagi jilat putting gw….wonderfull ini yg gw tunggu tunggu…gw liat susi sexy banget ,dadanya yg menantang dibalut bra hitam ( belakangan gw tau sizenya 36B) dan Gstring nya yg sexy menutupi memenya…sambil berbisik susi bilang krna habis mandi dia horny ngeliat gw ketiduran …kami pun saling berciuman…gw cium bibirnya yg sexy,,,,kami saling rangkul…susi makin liar dia skrg dalam posisi memelukku….kontolku yang dari td udah ngacung berat di gesek2 oleh susi ke meme nya….ohhhh sambil km masih bermain bibir,tangan gw bergerilya ke toketnya,,,dengan terampil gw buka kaitan branya,,dan sekrang sudah terpampang di muka gw buah dada montok dengan putting imut yg wrnanya pink….gw jilat putingnya…ohh yesss ahh susi merintih…msh sambil menggesek meme nya ke kontol gw…gw isep sambil meremas toketnya…susi ngga tahan diperlakukan seperti itu….dia memohon keg w….donni tlong puasin gw malam ini…gw pengennnnnnn…katanya….gw semakin bergairah …gw balikin badannya skrg dia diatas dah gw tindih susi…..sambil skrg tangan gw bermain di belahan memenya..dari bibir meme nya gw ngerasain susi udah basah banget…gw buka g string hitamnya…dan skrg lidah gw dah bermain di clitnya…gw jilat sambil sesekali gw tusuk ujung lidah gw ke lobang vaginanya…ooouuuhhh saayyyynagg….ennnankkk bnggt..susi meracau ga karuan…ga lama gw ngerasa susi udah orgasme krna permainin lidah gw…gw blm pus sampe disitu…gw berdiri di bibir ranjang,,susi mengerti apa yg gw mau….dia lgsg melorotkan cd gw,,,dan kontol gw pun bebas dari kurungannya..sesaat susi terdiam,,gw Tanya kenapa? Gede banget katanya…lo mang dah pernah liat gw Tanya … co gw ga segede ini katanya ( belakangan susi cerita kalo dah pernah ml dua bulan yg lalu ma conya….dia sengaja mancing cerita soal ML ma gw…intinya ini semua dah direncanakan susi)…dang a lama kontol gw pun skrg ada di mulutnya….ya bibirnya yg sexy dipenuhi ama kontol gw….ohhhhh gw melayang dengan permainan lidahnya…..sambil susi oral kontol gw tangan gw ga brhenti mainin putingnya…
Tanpa basa basi gw telentangin susi di ranjang,,,kakinya gw tekukk, dang w mulai ambil ancang2 buat sesi kenikmatan selanjutnya….gw mainin dulu kontol gw di mulut vaginanya..susi yg udah horny berat dari tadi merintih minta gw masukin kontol gw….belum gw belum mau masukin sekarang,,,gw mau bikin susi penasaran dulu…gw terus rangsang memenya yg udah becek banget dr td….sebelum g masukin konto gw susi bilang supaya pelan pelan krna dia takut sakit katanya….iya jawab gw…blom sempat susi mengangguk,,gw lgsg tekan kontol gw sekuat kuatnya ke memeenya….ngentotttttttt aaaaaaaaaaaaahhhhhhhh fuuuuckkk….sambil gw kocok kontol gw sekuat kuatnya susi meracau……gilaaaa…lo bikinnnn memeee gww penuhhhh…katanya…..sakit gw Tanya…..enaaaaakkkk katanya…gw makin nafsu menggenjot nya.ga berapa lama susi bilang dia mau orgasmee….gw kocok sekencang kencangnya kontol gw…oouuu ahhhhh fuuuckkkk….katanya akhirnya badannya melengkung kebelakang dan sambil gw rasain memenya berdenyut 2…ya susi orgasme…gw rasain kontol gw disiram cairannya…susi lgsg meluk gw,,,,,..gila enak banget,,,,katanya….nyesel ngga ngentot ma lo dr dulu don kata susi…hehehe….dia mash meluk gw…kontol gw msh di memenya yg berdenyut2…msh blm sadar dari orgasmenya lgsg gw gendong susi…ya gw lg entotin susi sambil bediri….ooohhhhh loooo gila doonnn katanyyyaaa….ennnaakkkkk…ohhhhhh.sambil gw kocok kontol gw dengan kencang….susi akhrinya orgasme kedua kalinya….setelah dirsam dngan cairan yang kedua kalinya ini gw ngerasa meme nya udah becek banget ama lendirnya…gw turunkan susi dr gendongan….bagai anak kecil susi lgsg ngemut kontol gw…susi ngejilatin kontol gw yg basah krna lendirnya…..ooohhhhh yaaaaahhhh enakkkkk….gantian gw yg erintih dibuatnya….sus sekali lagi ya gw bilang…iyaaaaaa….plop plop plop begitu bunyi kontol gw di mulutnya,,,..sekarang susi gw suruh dalam posisi nungging di bibir ranjang…gw entot susi dengan doggy style…posisi favorit gw,,,begitu gw masukin kontol gw lagsg gw kocok dalam ritme yg cepat,,,,,…di kaca gw lihat toketnya berayun ayun karena goyangan gw…..sambil gw pilin putingnya gw kocok terus yg kenceng,,,, ooohhhh yyeyeeaaahh ,,,..bareng bareng ya gw bilang ke susi….donnn gw mo keluarrr katanyaaa …iyaaa gww juga …sambl terus gw kocok makin kencang….akhirnya orgasme susi berbarengan dengan semburan mani gw di rahimnya….fantastis banget rasanya……ohhhhhhhhhhhhh……gw semprotin mani gw di rahimnya….susi udah terkulai lemas ,,,gw peluk susi dr belakang…..kontol gw msh di meme nya….gw ngersa ada yg meleleh keluar dr meme nya…. Susi epat cepat bediri dan ngsg ngemut sisa sisa mani ma lendirnya di kontol gw….
Lo hebat donnn katanya,,,sambil tiduran susi peluk gw,,,ciuman manis mendarat di pipi gw….puas sayang…gw Tanya ke susi…puas bangetttt kata nya..lo gila don …enak banget ya ngentot ma lo…kapok gw Tanya ke susi…enggak…gw ketagihan donnn…past ice lo puas banget ya ngentot ma lo…..gw tersenyum…mang lo ga puas ma co lo…ga …katanya…gw ngga pernah lama ml nya kata susi ..abis co gw ga bisa kaya lo tadi…mainnya bentar katanya…so..gw balik Tanya…puasin gw kapanpun ya don katanya…iya…gw ppuasin lo….sejak saat itu gw ma susi makin sering aja ngentot ,,,..di kost gw,,di rumahnya…di mobilnya…bahkan yg paling gila di kantor ( kapan kapan gw certain ok) sampai akhirnya susi married ma co nya ,,,stelah married gw masih sempet ML dua kali ma susi,,sampai akhirnya susi pidah ke luar kota buat ikut suaminnya…
Buat pembaca sekalian thanks ya udah baca tulisan gw,,sekali lg gw bilang kalo ini adalah 100% pengalam pribadi gw ( lain waktu gw certain pengalaman ml ma ce gw ato ma ce ce lain yg pernah ngerasain ml ma gw) tanpa ada mksud menyombongkan diri sedikitpun ..memang setiap gw ml gw selalu lama mainnya…thanks god…
Untuk cewe cewe ,tante tante ,,,istri istri yang mo ngerasain ML ma gw silahkan email gw dulu ke gw cybernetty@inmail24.com. Ntar kita janjian ato gimana…
Sekali lagi thanks ya buat yang dah mau baca pengalam gw ini…

Cerita Antara Kita 9:24 pm

Hello, nama saya Florence Kim seperti yang anda ketahui bahwa saya telah banyak berkontribusi di 17thn. Banyak sekali cinta yang dapat membangkitkan keinginan untuk bercinta dan sekarang saya akan menceritakan pengalaman yang dialami oleh adik kandungku yang berumur 12 tahun.

Saya memiliki seorang adik yang bernama Lionel. Dia berusia 12 tahun dan bersekolah di salah satu SMP di Jakarta Timur. Beberapa bulan yang lalu, Lionel datang mengunjungiku karena dia sedang dalam liburan selama 1 bulan dan saya tidak begitu tahu liburan apa, yang pasti saya senang sekali karena adikku datang dari Jakarta. Di saat itu, Lionel datang bersama temannya yang bernama Lyndon. Lionel berkata bahwa dia sempat singgah 1 hari di Singapura karena dia mesti menjemput Lyndon yang sedang sekolah SMP juga di Singapura dan bersama-sama pergi ke Roma, Italy.

Disaat adikku dan temannya datang, Erick kebetulan sedang tugas di luar negeri sehingga saya bisa menyempatkan untuk pergi berjalan-jalan bersama adikku dan temannya. Setelah seharian saya menemani Lionel dan Lyndon, saya merasa lelah sekali sehingga saya memutuskan untuk beristirahat setelah kami bertiga selesai mengelilingi kota Roma.

Di saat saya sedang terlelap tidur, tiba-tiba saya merasakan ada 2 orang laki-laki yang sedang menggerayangi tubuh saya dan membuat saya terbangun dari tidur dan melihat apa yang sedang terjadi. Saya sempat kaget karena saya menemukan tubuh saya dalam keadaan telanjang total dan saya melihat Lionel sedang mengulum payudara saya yang sebelah kiri sedangkan Lyndon, temannya sedang mengemut payudara saya yang sebelah kanan sambil tangannya mulai nakal karena mulai menggerayangi bagian sensitif saya yaitu di sekitar kelamin dan klitoris.

Saat itu saya teringat sekali bahwa ada 2 pikiran yang berlainan berkecamuk di dalam diri saya. Di satu pihak, saya tidak mau bercinta dengan adik saya sendiri sedangkan di lain pihak, saya semakin terangsang dengan permainan mereka apalagi Lyndon semakin liar memainkan tangannya di bagian klitorisku sehingga membuat saya mendesah-desah sambil mengelus-elus leherku yang cukup jenjang.

Adikku mulai menghentikan aksinya dan mulai mendekati kelaminku dan dia mulai menjilati liang kenikmatanku dengan lidahnya yang masih kecil. Saya merasakan kenikmatan yang belum pernah kudapatkan dari seorang bocah kecil dan saya mengetahui bahwa mereka sedang mempelajari cara memuaskan seorang wanita karena Lionel menjilati liang kewanitaan saya sambil kadang-kadang melihat ke buku pornonya yang memperlihatkan gambar seorang wanita telanjang dan sekali-kali memperlihatkan ke temannya. Saya kurang mendengarkan apa yang sedang dibicarakan oleh mereka karena saya mulai merasakan getaran-getaran hasrat yang membuatku ingin bercinta dengan adikku sendiri.

Saya langsung berkata kepada Lionel, “De, kamu entotin Cici ya.. Cici udah nggak tahan nih”. Dengan polos, Lionel menjawab, “Gimana caranya, Ci?”. Dengan tenang kemudian, saya menyuruh Lionel untuk berbaring dan saya menyuruh temannya untuk pindah tempat sebentar. Saya mulai mengarahkan batang kemaluan Lionel yang masih kecil tetapi sudah menegang dan mulai memasukkannya ke dalam lubang kelaminku. Saya melihat Lionel mulai meringis merasakan sensasi dan ketika dia mendesah-desah karena kenikmatannya berada di dalam liang kenikmatanku, saya mulai menggoyangkan tubuhku sehingga Lionel mulai menggelinjang merasakan kenikmatan.

Di saat saya sedang berada di atas Lionel, Lyndon kemudian mendekati saya dan memasukkan batang kemaluannya yang juga telah menegang ke dalam mulutku. Dengan lahapnya, saya terus mengulum batang kemaluan Lyndon sementara saya masih menaik-turunkan badan saya yang berada di atas tubuh Lionel sehingga secara nafsu, Lionel langsung mengelus-elus payudara saya sehingga saya merasakan sesuatu kenikmatan yang pernah saya dapatkan dengan Erick, Polly dan Herman.

Tidak beberapa lama, mungkin karena Lionel baru pertama kali, tiba-tiba dia mempercepat gerakannya dan dia memeluk saya erat sekali dan saya telah dapat merasakan cipratan sperma yang keluar membasahi liang kenikmatan saya dan di saat yang bersamaan saya juga mengalami nikmatnya surga dunia sambil terus mengulum batang kemaluan Lyndon yang masih berada di dalam mulut saya.

Tidak lama kemudian, tiba-tiba Lyndon meminta gilirannya dan dia langsung berbaring di sebelah saya. Dengan cara yang sama, saya mulai berada di atas Lyndon dan mulai memasukkan batang kemaluan yang sudah tegak berdiri ke dalam selangkangan saya yang masih memerah dan masih ada cairan kenikmatan dari adik kandung saya. Saya memasukkan batang kemaluan Lyndon perlahan-lahan dan saya telah dapat melihat perbedaan ekspresi wajah Lyndon ketika batang kemaluannya telah memasuki goa kenikmatan saya. Lyndon meringis kenikmatan dan dia memeluk saya dan mengulum bibir saya. Dengan nafsunya, Lyndon menggenjot tubuh saya yang berada di atasnya sambil sekali-kali memainkan payudara saya yang cukup besar. Saya masih terus bercinta dengan Lyndon sampai titik kenikmatan penghabisan yang dia muncratkan ke dalam liang kewanitaanku.

Adikku dan temannya telah KO karena kehabisan tenaga tetapi saya masih belum puas karena sejujurnya saya termasuk cewek *********. Saya dapat mengerti mereka cepat klimaks karena mereka masih belajar dan saya senang mereka cepat belajar. Saya sempat menanyakan ke mereka berdua kenapa mereka nekad menggauli saya padahal saya tidak menyuruhnya. Rupanya, mereka sama persis seperti Herman Irwanto karena mereka mengetahui bahwa saya gila seks ketika mereka membaca situs favorit mereka yang beralamat di http://www.17thn dan saya sempat kaget mendengar alamat URL yang mereka sebutkan karena saya selalu mengirimkan pengalaman-pengalaman gila saya ke alamat tersebut dan sekarang mereka telah mengorbankan keperjakaan mereka karena mereka ingin mencicipi kelamin Florence Kim yang sangat menyukai seks.

Saya mengharapkan saya dapat mengenal banyak orang-orang Indonesia yang tinggal di Roma dan tentunya mereka mesti menyukai permainan seks bebas. Kisah ini terjadi secara nyata dan beberapa minggu setelah kejadian saya bercinta dengan adik saya dan temannya, saya merasakan mual-mual dan saya sempat kaget karena saya dinyatakan hamil oleh dokter. Saya tidak tahu mesti berkata apa kepada Erick karena bayi yang saya kandung belum tentu adalah milik Erick karena saya pernah bercinta dengan banyak orang dan mudah-mudahan ini bukan bayi Polly atau saya bisa menjadi gila jika ini beneran bayi Polly. Saya sangat menyesal tetapi semuanya telah terlambat.

TAMAT

Cerita Bersambung 9:23 pm

Show me what it’s for, make me understand it.
I’ve been crawling in the dark, looking for the answer.
Is it something more than what I’ve been handed?
I’ve been crawling in the dark, looking for the answer.
(Hoobastank - Crawling in the Dark)

Yudha menghela nafas panjang, terlalu panjang hingga menarik perhatian Fergie yang baru saja memasuki ruang siar.
“Kenapa, Dha? Malem minggu kok BT banget?”
Yudha hanya tersenyum kecut. Dia mengambil log iklan, mengisi beberapa kolom yang masih kosong dan menandatanganinya, lalu berlalu meninggalkan ruang siar, tanpa sepatah katapun menjawab pertanyaan Fergie.
Fergie mengelengkan kepalanya, namun akhirnya dia mengerti setelah melihat list lagu-lagu yang tadi Yudha putar saat siaran.
“Lagu itu….,” gumam Fergie pelan.
————————————————————————————

Di ruang tamu, Sissy sedang sibuk bercanda dengan beberapa pendengar yang berkunjung. Yudha melewati mereka sambil mengangguk dan tersenyum, lalu cepat-cepat menghilang menuju teras. Udara sejuk langsung menerpa wajahnya begitu dia sampai di teras. Sudah 4 malam dia selalu menyendiri di teras ini setiap selesai siaran, itu artinya sudah 4 hari Lala meninggalkannya. Lamunan Yudha kembali melayang, hingga tanpa terasa sudah 2 jam dia duduk di teras, Fergie telah selesai siaran acara terakhir dan Radio telah off air.
“Gue pulang ya, Dha. Sori gak bisa nginep. Lo gantiin gue ngisi acara Morning Spirit besok pagi, ntar gue siaran Top ten” Ucapan Fergie membuyarkan lamunan Yudha.
Yudha mengangguk, lalu melirik ke ruang tamu. Sissy juga sudah pulang bersama tamu yang tadi ngobrol dengannya. Namun di tuang tamu masih ada seorang gadis yang duduk dengan gelisah. “Itu siapa?” Tanya Yudha pada Fergie.
“Fia,” jawab Fergie. “Dia lagi nunggu temen-temennya. Temenin dulu gih, Dha. Kasihan sendirian. Gue cabut ya.”
Sepeninggal Fergie, Yudha menuju ruang tamu dan menemui Fia. “Nunggu temen, Fi?” Sapanya sambil duduk di sebelah Fia.
“Iya, Dha. Sori ngerepotin. Aku nunggu temen-temenku jemput ke sini. Gak apa-apa kan aku nunggu di sini? Soalnya aku gak berani pulang sendirian.”
Yudha memperhatikaan Fia. Umurnya kira-kira 18 tahun, rambut panjangnya yang diikat membuat leher jenjangnya terlihat indah. “Gak papa kok,” Jawab yudha kemudian.”Kebetulan aku memang lagi belum pengen tidur. Malah untung ditemenin cewek cakep.”
Kemudian mereka terlibat obrolan selama setengah jam. Obrolan ini membuat yudha melupakan kesedihannya akibat ditinggal oleh Lala. Fia bercerita bahwa dia sedang jalan-jalan dengan teman-temannya. Namun akhirnya dia memilih untuk menunggu di Studio Radio ini ketika teman-temannya yang lain memutuskan untuk booking kamar hotel.
“Jadi mereka nginep di hotel dan membiarkan kamu nunggu di sini?” Tanya Yudha kemudian.
“Mereka gak nginep, cuman short time. Janjinya sih mereka mau jemput aku jam setengah satu. Tapi kok belum jemput juga ya?”
Yudha melirik jam tangannya, jam satu malam kurang sedikit. “Ya udah, tunggu saja dulu. Kenapa kamu gak bawa pacar kamu supaya kamu juga bisa ikut ke hotel?”
“Pacarku ke luar kota sejak beberapa bulan lalu,” jawab Fia singkat. “Dha, anterin ke kamar kecil dong, aku gak berani sendirian.”
Yudha mengangguk, lalu mereka berdua menuju ke belakang.

Sebuah kecelakaan kecil mengawali inti cerita ini. Fia terpeleset ketika keluar dari kamar mandi. Secara refleks Yudha menangkap tubuh Fia, aroma wangi tercium dari tubuh Fia yang merapat dalam pelukannya. Naluri lelaki Yudha bangkit, dengan lembut dia mencium leher fia yang dari tadi menarik perhatiannya.
“Mmmhhh…,” Fia mendesah, namun tak ada perlawanan. Yudha terus menyusuri leher Fia dengan bibirnya. Fia menggelinjang dan mendesah-desah. Gadis itu menyambut bibir Yudha ketika ciuman Yudha beranjak ke atas. Mereka berciuman beberapa saat hingga tanpa sadar, retsleting baju Fia telah terbuka memperlihatkan buah dada Fia yang membusung keras.
Yudha melepaskan rangkulannya. “Kita terusin di kamar yuk,” bisiknya sambil menjilat belakang telinga Fia.
Fia menggelinjang geli. “Mmmmhh.. tapi aku telpon temen-temenku dulu.”
Lalu Fia menelepon teman-temannya dan mengatakan bahwa dia tidak perlu dijemput karena dia pulang duluan.

Setelah Fia selesai menelepon, Yudha langsung membopong tubuh Fia dan membawanya ke kamar. Di atas tempat tidur dia menindih dan menggumuli tubuh Fia dengan lembut. Fia mengerang dan mendesah ketika lidah Yudha mempermainkan putting susunya. Dari gerakan tubuh dan erangan Fia, Yudha dapat menduga bahwa gadis ini memiliki nafsu yang besar namun belum terlalu berpengalaman.
Satu persatu Yudha mempreteli pakaian Fia hingga telanjang bulat, dan kemudian dia membuka pakaiannya sendiri. Secara perlahan Yudha merubah cumbuannya yang lembut menjadi ganas dan liar sehingga membuat bibir Fia mengeluarkan rentetan desahan dan erangan. Cumbuan Yudha mulai mengarah ke bawah. Sebuah lenguhan kecil keluar dari mulut Fia ketika lidah Yudha mempermainkan bulu-bulu halus di bagian bawah, lenguhan itu berubah menjadi teriakan kecil ketika lidah Yudha menjilati lubang rapat di bawahnya. Gadis ini masih perawan.
Setelah bermain selama beberapa lama di vagina Fia dan membuat vagina tersebut mengeluarkan cairan pertama, Yudha beranjak ke atas dan menindih tubuh Fia. Gesekan kulit Fia yang halus semakin membuat Yudha terangsang. “Kamu belum pernah bercinta ya?” tanyanya.
Fia menggeleng, matanya tetap terpejam sambil menggigit bibir. “Pacarku selalu menolak melanjutkan saat aku mulai terangsang hebat,” jawabnya dengan nafas tersengal-sengal. Dia kembali berteriak ketika rudal Yudha yang telah sampai pada puncak ereksi mengesek-gesek bagian luar vaginanya.
Yudha sengaja mempermainkan Fia selama beberapa lama. Gesekanitu memberikan sejuta rangsangan padanya, dan juga membuat Fia kelojotan sambil mengerang tanpa henti. Fia memeluk tubuh di atasnya dengan erat. “Dha, aku gak tahan lagi…” Rengeknya.
Akhirnya Yudha juga mulai tak tahan. Dia mengarahkan penisnya, lalu menekan dengan perlahan.
“SSSSSHHHHHHH……” Usaha Yudha untuk memasukkan penisnya membuat Fia mendesis. Fia melebarkan kakinya, berusaha membantu usaha Yudha yang sedikit kesulitan.
Setelah beberapa kali menekan-nekan, Yudha mengambil posisi dan secara mendadak menekan dengan keras.
Blesssshhhhh…. Penisnya masuk secara mendadak. Yudha mengerang, Fia menjerit.
“Ahhhh.. Dha…. Sakiiittttt…” Teriak Fia sambil memeluk erat tubuh Yudha.
Yudha juga merasakan sensasi hebat ketika penisnya menerobos. Vagina perawan Fia terasa begitu nikmat dan seret. Dia mulai bergerak keluar masuk secara perlahan –mengulang dan mengulang—penisnya menyalurkan kenikmatan tak ketara.
Fia yang baru kali ini merasakan sebuah penis keras yang masuk ke vaginanya tak henti-henti mengerang. Rasa sakit bercampur nikmat membungkus sukmanya ketika penis Yudha memenuhi dinding vaginanya. Secara naluri, Fia menggerakkan otot vaginanya dan mengurut penis Yudha yang terus keluar-masuk. Hal ini semakin menambah sensasi kenikmatan yang dia rasakan.
Yudha merasakan jepitan dan gerakan dinding vagina Fia yang mengurut-urut penisnya. Dia mengerang, lalu mempercepat gerakannya, mengejar puncak kenikmatan yang sebentar lagi menghampiri.
“Ahhh… Percepat, Dha. Terussss….”
“Sbentar lagi, Sayang…. Ugh… Nikmat..”
Namun puncak kenikmatan belum teraih juga, Yudha semakin mempercepat gerakan keluar masuknya. Fia merasakan setiap gesekan menembus ulu hatinya. Tubuhnya bergoncang-goncang akibat gerakan Yudha yang semakin liar dan ganas.
Setelah beberapa lamna, akhirnya Yudha mulai meraih puncak. “Ah…… Fia…. Nikmat sekali……..”
“Hmhhhhh….. Terus, Dha……”
“Aku mau keluar. Keluarin di mana?”
“Di dalam ajaaa… Aku juga mau keluar…..”
Mereka berdua mengejang, dua erangan keras beradu. Yudha dan Fia mencapai puncak bersama-sama. “Semprotan cairan Yudha memenuhi vagina Fia dan tumpah keluar bersamaan dengan dicabutnya penis Yudha. Penis itu berlumuran cairan kenikmatan bercampur darah.
Fia tergolek lemas dengan nafas memburu… Tubuh indahnya tampak jelas, dibasahi keringat.
Yudha menghempaskan tubuhnya di samping Fia. Sebuah senyum puas bermain di bibirnya. Dia memeluk Fia dari samping smbil meremas-remas buah dada Fia. Yudha membiarkan Fia beristirahat sejenak sebelum nantinya dia akan kembali mencumbu dan menyerapi sari yang tersisa pada tubuh ini secara berulang-ulang hingga pagi tiba.
Malam ini ada satu perawan lagi yang berhasil dia nikmati tubuhnya.
(Bersambung)

Cerita Antara Kita 9:21 pm

Pengalamanku terjadi 5 tahun yang lalu . Waktu itu aku tinggal dengan orangtua angkatku di Bandung. Anak orangtua
angkatku adalah ada 1 orang bernama Tari. Tari adalah gadis yang cantik berumur 25 tahun,dia hanya tiga tahun lebih
tua dari saya.Tari memiliki semua yang diidamankan pria. Muka yang cantik , kulit yang mulus , dan bodi yang aduhai.
Pada suatu malam minggu mennginginkan aku mengantar untuk mencari perlengkapan menjelang pernikahan yang akan
berlangsung dua minggu lagi dan aku pergi ke salah satu alon dan perias terkenal dikota itu. Malam nya ketika Tari
sedang mencoba kebaya untuk pernikahan aku sempat melihat tari sedang telanjang untuk mengganti baju tersebut dan
aku tergoda oleh bayangan tubuh indah tari dan aku yang memegang kamera diam-diam merekamnya. Aku masuk
kekamar Tari setelah berpakaian lengkap dan aku kagum dengan kecantikan tari.Matanya yang indah,rambut yang hit
am,tebal dan panjang bodinya yang menggiurkan . tetapi aku mempunya satu photo yang memuat photo tari yang seksi
dan tari sangat takut bila foto itu dilihat calon suaminya . Aku mengambil foto tari yang masih berkebaya pengantin
tersebut dan aku mendekati tari .dan kuberi tari kue ulangtahun nya dan tari menciumku. aku membalas ciuman tari entah
kenapa saat bibirku beradu aku nekad mencium memeluk bahkan aku menjilati bibir tari yang seksi sambil berkata tari
kamu sangat cantik .tanganku piknik keleher mengelus leher tari dan tari mendiamkan akhirnyaa tanganku sampai ke dua
bukit kembar tari dan aku mencium leher tari .Terangsang dan membiarkan aku mencopot selendang dan meremas
payudara tari dan mencopoti kebaya tari dan kugendong tari keranjangnya dan cd tari kucopot dan terbuka lobang vagina
tari dan Tari yang masih perawan dan kujilati keluar suara parau dan Tari oooh, aaah dan aku menjilati berulang ulang
dan loba ng vagina tari sudah basah aku celanaku dantari dan tari membiarkan aku mencopot baju kebaya pengatinnya
dan tari sekarang hampir polos dan bh tari ku buka aku mengarahkan snjataku kelubang vagina tari dan tari memsukan
lobang yang masih sempit dan ooough tari menahan sakit dan keluar darah virgin dan aku mulai menggoyang goyang tari
setelah beberapa kali tari mulai terangsang dan mengikuti goyanganku.Tanganku meremas dada tari yang membusung
tari makin tak keruan.rambutnya yang rapi kini sudah berantakan Aaaah oooh dan keringat yang keluar dari badan tari
yang mulus .Tari hampir mencapai orgasme Dan goyangan tari makin cepat dan meremas dan menjilti dada tari yang
merangsang dan tari mencubit dan memeluk aku mencapai kepuasan dan mengeluarkan cairan hangat divagina tari dan
aku menikmati malam pertama dengan kakak angkatku dan dan aku tertidur berpelukan bugil dengan tari

T A M A T

Peace, Love, Unity & Respect 4:59 pm

Pertama kenal di kota gw, pas dia ama sekolahnya ada study tour atau apa gitu di sini. Dia emang bandel gitu. Pas menjelang sore, malah minggat jalan2x ke mall. Nongkrong di KFC.Pas gw juga lagi disitu. Gw kedipin. Dia senyum. Gw anggukin kepala supaya dia dateng.

Eh nyamperin juga.Kenalan. Sebut aja Dhini. Baru 17 taun.Males di ngumpul ama temen2x enakan sendirian katanya.
Kalo ditemenin aku gimana? Kalo ama mas sih mau aja.Kalo aku yang minta ditemenin gimana? Dia cuman senyum. Mau ditemenin kemana mas?
Duh jadi bingung mo ngapain.Diajakin ke hotel, waktunya gak sempet. Bentar lagi musti balik ada pemeriksaan rombongan.Mau pulang bareng gak?Mau aja.

Di mobil, ngobrol2x. Akhirnya nekad dah minta oralin aja.Uh, senyumnya manis banget dan langsung membungkuk.
Damn it! Feels like heaven.
Hotelnya deket. Tapi terpaksa muter-muter dulu. Setengah jam BJ tanpa berhenti.
Mo keluar!
Dia berhenti.
Keluarin aja mas…
Dia terus dan terus ampe akhirnya…
Gak ada satu tetespun yang meleleh keluar dari mulutnya.
Dia ambil tissue dan mengeluarkannya.
Maaf mas, blom bisa nelen. Kapan2x aku janji nelen deh.
Duh!
Akhirnya sampe di hotel. Dia turun. Kasih no HP. besok aku pulang ke surabaya Mas.
Beberapa hari kemudian. SMS dia. Telepon dia. Curhat. Butuh 2 minggu buat dapet kepercayaan dari dia.
Katanya dikerjain ama temennya setaun yang lalu. Kalo butuh duit suka jadi freelance. Suka ama yang jauh lebih tua. Di rumah ribu terus ama bokap nyokapnya.
I like her. Pengen jagain dia.
Mau jadi TTM aku?
Mau asal gak ngerepotin Mas dan keluarga. Wew!
Yang penting gak boong dan gak pernah maen ama orang laen.
Ya janji. Boleh panggil Papa?
Boleh.
Makasih Papa. Aku sayang Papa!
Itu tanggal 1 Juli 2006
Segitu dulu aja ya. Kemaren barusan ke Surabaya. Moga dalam waktu dekat bisa gw tulis deh.
Ada fotonya pas dimobil. Dia anti banget di foto kalo lagi doing it jadi ya gak bakalan ada foto nude atau foto seksi atau foto yang aneh-aneh.
Mukanya terpaksa di blur ya. tapi masih keliatan cantik kan
Awalnya SMS dulu.
Hari Minggu mo ke Surabaya. Ada acara gak?
Gak ada kok. Papa mo dateng jam berapa? Nginep?
Gak bisa nginep. Enaknya ke hotel mana?
Terserah Papa. Gak gitu tau hotel sih.
Ntar mo ngapain aja?Terserah Papa yang penting Papa puas!

Damn!
Beli tiket kereta. Pulang pergi. Dateng Surabaya jam 6 pagi. Hari Minggu. Baru pertama kali nih ke Surabaya. Naek taksi, muter-muter cari hotel yang asik ternyata penuh semua. Akhirnya masuk ke Surabaya Plasa Hotel.
Room-nya Rp. 418.000 sekian. Gak dapet breakfast. Well siapa juga yang mau breakfast wong jam 5 sore gw udah check out. Untung banget tuh hotel dapet tamu kayak gw
Room-nya di lantai 7. Asik juga ya hotel ini. Ada ruang tamu. Kamer mandi. Baru ranjang gede.
Udah di Surabaya Plasa Hotel. Mo kesini sendiri atau papa jemput?
Naek taksi aja. Nanti aku telepon Papa kalo udah masuk lobby. Blom pernah kesana soalnya.
Sikat gigi. Gak mandi, soalnya mo minta dimandiin
Udah di lift. Lantai 7 ya? Tinggi banget.
Keluar lift belok kiri aja, ntar bisa liat nomer kamernya.
Udah di depan pintu. Bukain ya…
Dhini. Tingginya cuman setinggi dada gw. Jeans dan kaos putih hijau. Miss her so much!
Aku kangen Papa!
Gw peluk dia. Nafasnya memburu. Tangannya turun ke bawah.
Dhini mau ikut mandi?
Mau!
Di depan kaca kamar mandi duduk di atas wastafel. French Kiss. Kaos dilepas. Bra dilepas. Padat. Kenyal. Round. Erect Nipples.
Gw remas. Gw pilin. Gw jilat.
Dia mengerang.
Papa buka juga…
Dia lepasin kaos gw. Celana gw. Underwear gw. Nafasnya makin memburu.
Gw lepasin jeans dan CD putihnya.
French Kiss again sambil menuju bath tub. Tangannya meremas penis. Mengocoknya. Mengerang. Mendesah.
Jari gw menelusuri punggungnya turun. She’s wet. Jari tengah masuk. Dia mengerang. Mengejang. Jari telunjuk masuk. SeMpit dan menjepit.
Erangannya makin menjadi. Matanya membelalak.
Papa….
Gw gerakin jari gw. Jepitannya makin terasa. Tubuhnya mengejang.
Akhirnya dia memeluk tubuh gw erat. Mengerang tinggi.
Papa…Papa…
Dan terhuyung lemas.
Papa pinter…
Hmm….
Air bath tub yang hangat jadi terasa dingin.
Segini aja dulu ya. Soalnya pas ngetik jadi sange lagi gw. Soalnya dia jauh gw jadi bingung mo ngapain kalo lg sange

Peace, Love, Unity & Respect 4:50 pm

bro semua.. gw udah punya cew. trus suatu saat gw ada undangan event disuatu hotel. kenalan dengan salah satu SPG-nya.. berteman baek. cakep abis.. virgin, udah punya cowok! mereka bener2 good couple. anak baek2.. jangankan ml, kissing aja baru pipi doang..

umurnya juga masih 18.. baru masuk kuliah. And than i maka a move.. sms, tlp dia.. dan bilang aku care of her. And guess what, dia oke-oke aja.. sms and tlp jalan terus. Nonton, makan, jalan ke mall.. karaoke.. so far baek2 aja, sampai suatu saat gw nekad peluk and kiss dia di ruang karaoke..

dia ngebalas.. masih pemula banget.. blom bisa kissing..

trus berlanjut di pertemuan berikutnya.. kiss and french kiss.. hug and french hug?

lama2 gue berhasil raba dan cium payudara.. lalu beberapa hari kemudian sukses lepasn bajunya..

terus berlanjut dihari2 berikutnya.. skr totally naked udah biasa. oral udah, petting apalagi.

and guess what.. she want me to be the first.. ambil virgin gue katanya..

alasannya? love.. klasik banget. tapi dia mau gue yg pertama.

bingung niy.. ambil gak ya.. gue bukan perjaka lah.. (jelas..)

gue banyak banget TTM. jujur, lebih dari 10 yg aktif mpe sekarang. kebanyakan sih mahasiswi. beberapa anak smu, beberapa kerja dan beberapa bini orang.. bukan mau sombong, gue blm pernah kesulitan dapetin sex.

semuanya free. suka ama suka.. pernah juga dalam sehari ML dengan 4 cewek berbeda.. di hotel yang sama. receptionist sampe akrab ma gue..

Tapi itu semua beda dengan yang ini.. aku dah pernah dapet 3 virgin.

ini bisa jadi yang ke 4. tapi kenapa aku bingung.. biasanya juga aku ambil. setelah aku pikir2… dia bener2 baek.. bener2 tulus sayang gue. sementara gue cuma pura2 sayang dia. yang bener gue nafsu doang..

1. virgin pertama ini gue gak tau kalao dia virgin. Kita TTM lama, 1 tahun.
sampe akhirnya sama2 gak kuat nahan nafsu.. trus dia bilang
‘masukin aja..’ ya gue nurut.. belakangan, kira2 3 hari kemudian, setelah ML ke dua, dia baru ngaku.. dia virgin. busyet… soalnya gak keluar darah.. pantesan susah banget masuknya walaupun udah foreplay lama banget.. dia juga mpe meringis2 nahan sakit… ternyata..

2. Virgin kedua.. gue tahu dia virgin. TTM juga, trus cerita yg sama..
sama2 gak kuat nahan nafsu, dia minta masukin. aku nanya
‘yakin lo mau ML ma gue..? ‘ dia jawab ‘masa bodo ama virgin..’
ya udah gue masukin.. gitu! skr dia udah married.. tinggal di singapura..
kadang2 kalo ke indonesia masih suka ngajakin ketemuan.

3. virgin ke 3, anaknya gampang horny. memang maniak kiss, petting.
masih SMP kelas 3 waktu ketemu gue. kenal di chatting.. telpon2
trus suatu saat gue nanya: ‘penting gak sih virgin buat lo?’
dia jawab ‘gak.. gue masih nyari orang yg tepat.. lo mau?’
karena situasinya becanda.. gue jawab ‘mau lah..’
trus kita janjian nonton.. pulangnya gue bawa ke hotel 6 jam-an. masih
di garasi.. belum masuk kamar.. kita udah kiss, petting dan dia bobol
di dalam mobil!
baru trus masuk kamar.. dan lanjutin ronde ke 2 di kamar setelah mandi
bareng… gak ada penyesalan.. suka ma suka..
dia dah punya cowok lain sekarang.. kadang suka PS- ma gue. dan kalo cowoknya lagi ke luar kota, dia nyamperin gue buat minta jatah…
tapi bener2 gak ada tuh menuntut, dll..

so……….. itu kisah gue. setelah gue baca semua saran temen2 disini..
gue sekarang belum bisa kasih keputusan. Masih lama, september.

buat gue pribadi, dapet virgin bukan kebanggaan. malah repot. susah masuk, ngeliat dia kesakitan.. sampai ngeliat bintik2 darah virginnya..

so.. gampang banget kok buat gue menolak virginnya. Bro semua tentu menduga, bahwa kebingunganku disebabkan dia anak baek2… kalo gue ambil virginnya, masa depannya hancur, dsb. sebenarnya bukan karena itu…

dia sampe mohon2 minta gue ambil virginnya. dia tulus cintai gue dan janji gak akan nuntut apa2. cowoknya dia anak ‘kecil’ yang gak tau apa2 soal beginian. toh.. fact said that gak semua cewek ada darah virginnya. gue ngalamin dengan virgin 1 gue. so.. cowok manapun di jaman ini akan kesulitan untuk mengetahui virgin cewek -jika- cewek itu pintar faking. pintar acting.

yang bikin bingung dia bilang, kalo gue gak ambil virginnya, dia akan menyesal seumur hidup karena gue cinta sejatinya. hohoho…

bener gue ngerasa aneh.. gue ‘dipaksa’ melakukan hal yang mungkin banyak diidam-idamkan cowok. dapet virgin.

gak tau lah.. lihat aja ntar september. kalo bro semua ada saran lagi.. silakan.

yang jelas, gw sama sekali gak masalah menolak virginnya. jauh lebih enak dengan yang udah pengalaman. Lagian.. kalo gue butuh, banyak TTM yang mau kapan aja (bahkan ada yang mau walaupun dia lagi haid..)

so… gue ucapin THANKS BERAT buat semua bro disini….. saran kalian berguna banget dan gue memang lebih condong untuk menolak virginnya, walapun gue belum sampai pada sebuah keputusan.

apapun pikiran gue.. toh 3x kali gue ngalamin. kalo dah nafsu… semua logika hilang dan akhirnya ml juga.. jujur gue gak yakin bisa menahan diri kalo kakinya terbuka lebar dan siap untuk ditembus.

Peace, Love, Unity & Respect 4:48 pm

berawal dari fs, gw kenalan ama anak salah satu sma top di jakarta (daerah citraland, deket hotel mercure) n minta no hpnya.. then kita contact2 selama 3hari, trus gw ngajak ketemuan, dulu dia masi sma 2 n gw sma 3, sekitar july2004. trus dia setuju n suruh gw jemput di tmp les SAT di gedung sebelahnya Planet Hollywood(gw lupa nama gedungnya).. setelah ketmu, wah ternyata wajah aslinya lumayan jg ne.. trus kita jalan ke ps n makan then gw anterin dia pulang..
besokanya dia ngajak jalan lagi, tp kali ini ke mega mal, soalnya dia tinggal di PIK, jd deket dari rmhnya.. setelah makan n nonton, trus gw anterin plg lagi.. pada pertemuan yg ke 3, kita jalan ke TA n dia mulai hold my hand, trus kita ntn lg, n didalem bioskop gw mulai nanggepin, ya tangannya gw elus2 dll.. then plg nonton udah malem, pas lampu merah gw coba kiss dia n ternyata dia menangapi, ya udah langsung gw embat. karena udah sange, gw berenti di pinggir jalan yg sepi n gelap deket rumha sakit PIK, n kita mulai frenckissing n gw mulai lepas bajunya ternyata dia nga comment apa2, ya udah gw lanjut plorotin branya n clana jeansnya ternyata dia lagi dapet, n kita ga bisa apa2 deh, jadinya gw cma bisa gesek2in my lil’ bro ke mekinya .. hehe.. pas lagi seru2nya ternyata ada patroli, gw sampe shock abis2an kaca gw digedor, tau2nya udah disambut 3 polisi.. dikiranya kita lagi ngewe, gw sampe ditarik keluar mobil n tuh polisi kurang ajar malah liatin n senterin tuh cewe.. heheh.. trus mobil gw diperiksa smua n gw minta damai gw kasi 300ribu, ga mao lagi. dia minta 1jt, kalo gw ga kasi, dia mau panggilin buser dll.. karena gw udah shock berat ya akhirnya gw ke atm usahain cari duit.. setelah itu akhirnya ktia dilepas jg.. pas lagi jalan pulang kita ngobrol2 lg, n dasar lg sange, gw cipok lagi n gw bilang clana gw basah ne.. trus dia penasaran n dia bilang lom pernah liat kontol, pucuk di cinta ulam tiba jg, langsug aja gw buka clana gw n gw sodorin my junior.. trus gw suruh cium, ternyata dia nurut aja.. gw sedikit tuntun dengan tangan gw n grepe2 toketnya, akhirnya kita keliling daerah rmh skt PIK sampe 5 kali n akhirnya gw bilang udah mau keluar nih, trus gw keluarin semua peju gw di mulutnya cratt… cruutttt… muantabbbb.. trus gw ga nyangka, ternyata ditelen semua peju gw.. dia bilang “enak jg ya..” trus gw anterin pulang deh..
sejak saat itu gw ketemuan terus sampe ampir 6 bulan, setiap kali anterin dia pasti dapet BJ dulu di mbl.. hubungan kt terputus wkt gw mau kul ke US n dia ke OZ..

Peace, Love, Unity & Respect 4:46 pm

sekitar tahun 1997 gw bekerja di suatu perusahaan swasta yg cukup besar ..jadi dgn sendirinya bangunannya jg besar ….tahun pertama gw bekerja blm ada tanda2 ke hal2 yg aneh…thn ke 2 gw bekerja mulai satu persatu gw kenal lebih dalam dgn ce dikantor tsb…singkat cerita gw kenal dekat dgn salah salah satu ce dari bagian lain sebut aja si ari(165cm, bra34 kali ya….hitam manis)
second
curhat sana sini dgn ce tsb alhasil sampe kearah yg hot2 sampe colek sana colek sini…tapi gw blom berani sampe lebih..maklum waktu itu gw masih hijau…
kantor gw tsb punya sebuah ruang meeting yg posisinya agak terpisah dari ruangan lainnya…dimana kalau kita berada diruang meeting tsb kita bisa lihat keluar dan orang dari luar tdk bisa lihat ke dalam…
suatu hari setelah kita ngomong ngalor ngidul sampe ke hal2 hot..gw pancing dan tantang dia untuk temuan diruang meeting tsb(yg pasti setelah gw check engga ada yg meeting)….
third
akhirnya gw duluan masuk ke r.meeting duluan dgn perasaan berdebar sangat cepat(bro&sis bisa bayangin deh)antara ngeri dan penasaran…akhir nya si ari datang dgn muka yg memerah jg..akhirnya dgn nekat gw langsung peluk dan kiss si ari dgn hot mungkin dia juga terpancing balas dgn hot…mulai deh gw nekat bergerilya ke arah breastnya yg lumayan kencang(maklum perawan katanya)walau awalnya ditepis dan ditolak terus….tapi gw pantang mundur gw kasih ciuman terhot buat di lupa sampe bisa touch and kiss tuh breast….
akhirnya gw penasaran mo terus turun ke bawah tapi selalu ditolak(maklum kopdar pertama masih jaga image)…akhrinya hari itu gw cuma dapat kiss lips and breast…plus peluk dan tempelin si mr.p ke perut dan mrs.v dia …biar buat dia horny dan penasaran…..
the last
akhirnya krn dia takut ada yg masuk dia stop aksi kita sampe disitu….tapi gw berpikir kedepan toh masih ada hari lain …

sama seperti kecanduan hal2 yg lain…seseorang klo puas terhadap sesuatu pasti minta lagi and lagi….tul kan bro & sis..
jadi tdk menunggu waktu berminggu-minggu atau berhari-hari keesokan harinya gw langsung bel lagi si ari(yg pasti setelah lunch ya..krn klo pagi ke siang kan biasa kita orang kantoran sibuk)
ya krn dibarengin rasa penasaran cuma dapat kiss dan touch doang….akhirnya biasa ..gw call dan gw bilang : ari loe masih berani engga seperti kemaren atau loe kapok?biasa ce klo jaim(jaga image)pasti engga mau to the point bilang ya….dia bilang : gw sih engga kapok fine2 ajah..tapi yg buat gw takut kan ini dikantor …gimana coba klo tiba2 orang datang mo pakai ruang meeting hayooo?(memang bener sih klo tiba2 ada yg masuk gimana coba bro…walaupun ruang meeting dari dalam kita bisa lihat orang yg datang..tapi kan engga ada tempat buat kabur…ya paling engga nekat hadapin or ngumpet di kolong meja ..itu jg resiko ketahuan.)
ah tetapi biar gimana namanya udah sange berat yg gituan engga kepikir…..eh gw pura2 aja sok berani dan ajarin dia….bilang aja klo ada yg pergokin kita bilang baru mau keluar habis ambil sesuatu yg ketinggalan beres kan……
akhirnya kita sepakati untuk temuan lagi setelah dicheck tuh ruangan meeting kosong and yg pasti gelap sekali boooo.
biasa gw masuk duluan menunggu….sambil jantung berdebar keras takut ketahuan dan yg utama si mr.p udah tdk usah disentuh udah perkasa dan ngilu2 bayangin apa yg akan terjadi selanjutnya…
akhirnya si ari datang dgn senyum2 dikulum(pernah lihat dong bro klo ce malu2 kucing gimana pasti bikin tambah senewen kan)….
akhirnya langsung gw terkam tuh bibir tanpa lihat sikon lagi….krn time is chance…biasa gw kasih ciuman dasyat gw …gw gigit dan gw sapu semua permukaan ronga mulut dia dgn lidah gw….sengaja bro mau buat dia horny dan nyerah bisa gw touch tuh vaginanya..(krn schedule gw or target gw baru touch dulu belom lebih krn masih ngeri perawan orang)……
setelah touch and kissing terutama gw gerepe habis tuh toket tanpa perlawanan akhirnya gw bisa buka tuh bh dan gw angkat bajunya dan dgn nafas yg membara gw isep tuh pentil dan dia bergelinjang kegelian dan nafsu sambil remas dan usap kepala gw…..
eh….tiba2 ada yg keluar dari lift dan lewat r.meeting ..gw langsung jantungan dan stop aksi sementara….ternyata cuma lewat doang tuh temen ….
akhirnya gw lanjutin tuh isepan dan remasan gw …si ari…kayaknya dah mo terbang tuh gw perhatiin…
akhirnya gw coba untuk mengeraba perut pelan2 biar dia tambah nafsu….terus gw turunin tangan gw ke arah belakang pantat untuk gw remas2 …alhasil tanpa penolakan (informasi hari itu doi pakai rok sedengkul dah siap2 kali yeee)….setelah gw raba dan remas tuh pantat dari luar…gw beraniin untuk masukin tangan ke arah dalam rok tapi tetep masih bagian pantat…gw engga mau keburu-buru ke depan kuatir dia tolak…..setelah gw ras cukup…gw coba elus2 tuh paha mulai kedepan dan kedepan lagi(yg pasti mulut kita tetep bersatu…asli gw maniak ciuman bro)…
setelah coba elus dan remas tuh pahanya dari belakang gw mulai kedepan pelan2 dan gw coba untuk touch tuh meki dari luar celana dalam…ehhhhh..
ditepis bro….katanya malu ……
ye buat gw penasaran….gw jelasin dikit deh…knp malu…toh cuma berdua aja….ya pokoknya malu aja katanya…..(setelah gw tahu setelah kejadian2 selanjutnya ternyata ce tuh suka engga pede katanya dipegang or dicium itunya krn mereka suka bilang bau….jijik….padahal yg bau itu kan yg muantaaap tul kan bro)
gw lanjutin…setelah gw jelasin dan masih juga ditolak akhirnya gw terusin deh dgn kissing maut gw…dan maininin lagi toket …sambil tanggan yg satu mulai lagi elus2 tuh paha…biasa mo mulai lagi ke arah meki…gw coba buat dia nafsu lagi…akhirnya gw peluk erat dia sambil cium…dan sambil tangan gw yg satu gw paksain sentuh meki dia dari luar…walau dia berontak tetap gw kiss dan peluk erat….tangan satu gw….gw elus tuh meki dan tekan2….ternyata celana dalamnya dah basaha bro….licin …hmmmm.
terus gw maininin dari luar(eh btw gw jadi ngaceng neh…ngebayangi sambil nulis cerita ini)….
setelah dia pasrah engga nolak lagi…gw coba untuk selipin jari gw ke pinggiran celana dalam biar bisa sentuh langsung…tetep aja ternyata dia berontak…..gw bujuk dia….ari please boleh dong…bentar aja…penasaran neh…kok licin2 sih?….mungkin doi jg dah engga tahan kali…akhirnya berhasillah jari ku tsb memasukin meki doi yg sudah banjir bin banjir habis….
huaaa lega rasanya walaupun baru jari….gw masih blom ngerti waktu itu….letak daearah g ce krn waktu itu gw baru hijau banget kenal sex….
bagi gw itu jg sdh kepuasan buat gw…walau blom sampe fj…
gw pikir dah cukup perjuangan gw..gw mau dia perlakuin hal yg sama ke gw..(ngerti kan bro)…pengang2 mr.p gw dong tentunya….akhirnya tangan gw yg peluk dia dari belakang gw lepas …gw pengan tangan dia dan gw tuntun untuk pegang or sentuh mr.p gw dari luar dulu(padahal asli bro gw dah mau muncrat krn nafsunya….maklum perjaka bro…)…tapi tetep tangan gw yg satu dimana jari gw tetep nancap dan muter2 di meki doi
biasa lagi bro dia tolak dan seperti ketakutan…gw bilang lagi please gantian dong…
akhirnya dia mau pengang tapi cuma nempel aja…gw bilang lagi elus2 dong dan remas dong…..dgn malu2 dia akhirnya lakuin tuh remas2 dan elus….
mungkin juga krn udah nafsu dan ditambah suansana yg menegangkan gw engga lama muncrat bro…..basah deh celana gw…..wah gw langsung cabut tangan gw dari meki dia……walau gw lihat dia masih blom sampe dan blom puas…tapi gw dah engga betah krn peju gw dah buat basah dan lengket celana….
akhirnya dia senyum2 dan ketawa kecil……ya gw jadi lemes aja ……..akhirnya dia lap tangan gw dari bekas meki dia…dgn roknya……akhirnya gw beri dia ciuman terkahir dan suruh dia keluar duluan dari ruang meeting biar gantian…….
sorry bro ceritanya sampe disini dulu krn dah kepanjangan neh…klo detail dari a sampe z bisa panjang sekali…jadi gw ambil yg pentingnya aja….
ya petualangan r.meeting engga sampe disini bro…kedepan gw cari waktu untuk lanjutin part III dst dan dan mungkin jg klo sempet nulisnya gw akan ceritain kisah unik gw dikantor tsb…dimana gw bisa ajak jg best friend ari yg kerja jg satu kantor dgn kita ke r.meeting tsb…..
hu gw mau ke toilet dulu neh…dah sesek si mr.p gw….